Saya lihat, banyak praktik tahdzir (baca: tajrih) di masa kini bukanlah "jihad", yang mendatangkan maslahat, melainkan "jahat", yang justru memperbesar mudarat.
Modusnya destruktif, bukan konstruktif.
Foto: Cover dari risalah al-Hafizh Ibnu Rajab al-Hanbali yang berjudul "al-Farq Bainan Nashihah wat Ta'yir" (Beda antara Nasihat and Persekusi).
Ustadz adni kurniawan