Dalam sebuah program televisi di Mesir, seorang presenter mendatangi seseorang yang dijumpainya di jalan lantas bertanya, "Apa prinsip hidup Anda?" (إيه مبدا حياتك)
Spontan oleh orang itu dijawab, "Prinsip saya dalam hidup adalah firman Allah Ta'ala, 'berbuatlah untuk duniamu seakan kamu akan hidup selamanya. Dan bekerjalah untuk akhiratmu seakan-akan kamu bakal mati esok hari.'" (اعمل لدنياك كانك تعيش أبدا واعمل لآخرتك كأنك تموت غدا)
Sang Presenter membalas, "Shadaqallahul 'azhim."
:D
Selesai
---------------
Itu contoh guyonan dari kejadian riil yang pernah dikisahkan oleh Syaikh Abu Ishaq al-Huwainiy untuk menggambarkan betapa jauhnya masyarakat muslim dari agamanya hingga tidiak dapat membedakan antara ayat Al-Qur'an dengan hadis. Dan hadisnya pun tidak sah penisbahannya kepada Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam.
Sekadar info tambahan, Syaikh Ahmad al-Ghumariy menulis sebuah risalah "Subul al-Hudā fī Ibthāl Hadīts I'mal lidunyāka kaannaka Ta'īsyu Abada". Silakan dibaca.