Aku (Abu Unaisah Prasetyo Ibnu Surati) berkata
telah mengabarkan kepada kami dengan ijazah Abu Abdillah As Surianji, berkata,
telah mengabarkan kepada kami ulama yang sepuh Muhammad bin Abdurrahman Alu Asy Syaikh,
telah mengabarkan kepada kami Hamad bin Faris,
telah mengabarkan kepada kami Abdurrahman bin Hasan Alu Asy Syaikh,
telah mengabarkan kepada kami Kakekku (Muhammad bin Abdulwahhab An Najdi),
telah mengabarkan kepada kami Abdullah bin Saif Al Faradhi,
telah mengabarkan kepada kami Abul Mawahib Al Ba'li,
telah mengabarkan kepada kami Muhammad Al Balbani,
telah mengabarkan kepada kami dua Syihab (Syihabuddin) Ahmad Al Wafai dan Ahmad Al 'Itsawy,
keduanya berkata, telah mengabarkan kepada kami Asy Syams (Syamsudin) Ibnu Thulun,
telah mengabarkan kepada kami, Ummatul Khaliq Al 'Aqbiyah,
telah mengabarkan kepada kami 'Aisyah binti Abdul Hadi,
telah mengabarkan kepada kami Al Hafidz Abul Hajaj Al Mizzi,
telah mengabarkan kepada kami Al Fakhr Ibnul Bukhori,
telah mengabarkan kepada kami Muwafaqqudin Ibnu Qudamah,
telah mengabarkan kepada kami Abu 'Ali Al Hasan bin Salamah binMuhammad Al Harani,
berkata telah mengabarkan Abu Ishaq Ibrahim bin Muhammad bin Nabhan Al Ghanuwi Al Raqy,
berkata,
telah mengabarkan kepada kami Al Imam Syaikhul Islam Abul Hasan 'Ali bin Ahmad bin Yusuf Al Qurosy Al Hakkari -semoga Allah merahmatinya- Ia berkata:
Puji-pujian Asy Syafi’i -semoga Allah meridhainya-
1.Telah menceritakan kepada kami Abu Nashr Ahmad bin Mahdy bin Sulaiman Al Muqrai, (telah mengabarkan kepada) kami Abu Nashr Abdulwahhab bin Abdullah Al Muray di Damaskus, (telah mengabarkan kepada) kamiAl Qodhy Abul Qosim Yusuf bin Al Qosim Al Mayanji di Damaskus, berkata: Aku membaca kepada Al Husain bin Muhammad bin Al Ma’mun dan Abu Bakr Al Humaidi dan Ahmad bin ‘Ali, aku katakan: telah menceritakan kepada kalian Al Robi’ bin Sulaiman, berkata: berkata Asy Syafi’i: semoga Allah meridhainya dalam suratnya (yang ditulis di) Mesir untuk Abdurrahman bin Mahdi -semoga Allah merahmatinya-:
Segala puji bagi (Dia) yang tidaklah membalas sukur nikmat kecuali dengan (menambah) nikmat dariNya, yang mengharuskan bagi penerima nikmat menghabiskan nikmatNya dengan adabnya: nikmat yang baru mengharuskan bersyukur kepadaNya, dan tidaklah dicapai keagunganNya oleh siapapun yang mensifatiNya, sebagaimana Dia mensifati diriNya di atas apa yang disifatkan oleh ciptaanNya. Aku memujinya dengan pujian yang sebagaimana sepantasnya untuk kemuliaan WajahNya yang Maha Mulia dan Maha Agung. Aku memohon pertolonganNya dengan pertolongan yang tiada daya dan upaya kecuali dariNya. Aku memohon petunjuk kepadaNya dengan petunjukNya yang tidak akan tersesat orang yang diberinya (petunjuk). aku memohon ampunanNya tatkala aku memujinya dan aku memohonkan ampunan dariselainku yang mereka menyatakan menghamba kepadaNya dan mengetahui bahwasanya tiada yang mengampuni dosa dan menyelamatkan dirinya kecuali Dia. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan (yang benar disembah dalam keberadaaannya) kecuali Allah satu-satunya, tiada sekutu bagiNya dan bahwa Muhammad adalah hamba dan utusanNya -semoga sholawat Allah dan salam selalu ercurah untuknya-.
Wasiyat Asy Syafi’i -semoga Allah meridhainya- menjelang wafatnya
2.Telah mengabarkan kepada kami Az Zahid Abu Thahir Ahmad bin ‘Ashim Al Mousili, (telah mengabarkan kepada) kami Abul Hasan ‘Ali bin Al Qosim Al Muqri’’ di Mousil (Irak), berkata: aku telah menulis (menyalin) dari tulisan (Kitab) Hisyam Al Biladi -semoga Alllah merahmatinya-: dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Inilah wasiyat yang telah berwasiat dengannya Muhammad bin Idris Asy Syafi’i, (dan juga) telah mengabarkan kepada kami Abu Manshur Muhammad bin ‘Ali bin Muhammad bin Al Hasan bin Sahl bin Kholifah bin Ash SHobah Al Biladi, telah menceritakan kepadaku Kakekku Muhammad bin Al Hasan bin Kholifah, (telah mengabarkan kepada)kami Abu ‘Ali Al Husain bin Hisyam bin ‘Umar Al Biladi, berkata: Inilah wasiyat Muhammad bin Idris Asy Syafi’i -semoga Allah meridhainya-, (berkata Asy Syafi’i) aku wasiyatkan untuk bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah satu-satunya yang tiada sekutu bagiNya da bahwa Muhammad -semoga sholawat Allah dan salam selalu tercurah untuknya- adalah hamba dan utusanNya, dan (berwasiat) untuk beriman kepada Allah, para MalaikatNya, Kitab-KitabNya, para RasulNya, tidak membebda-bedakan salah seorang diantara para UtusanNya.
Bahwasanya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku adalah untuk Allah, Penguasa seluruh alam, tiada sekutu bagiNya, dan demikianlah aku diperintahkan……………………..