Siapa pun yang ingin memecahkan kode dari kotak ini harus mencoba 4 miliar 295 juta kali, atau lebih tepatnya 4.294.967.296 kemungkinan perhitungan untuk membukanya...!!
Kunci ini—atau lebih tepatnya, komputer ini—adalah hasil ciptaan seorang insinyur muslim luar biasa Badi' al-Zaman Abu al-'Izz bin Isma'il bin al-Razzaz al-Jazari, sekitar 800 tahun yang lalu.
Keajaiban ini benar-benar luar biasa, karena pada tahun 1201 M, memecahkan kode seperti ini dianggap memerlukan bantuan jin ifrit, bukan manusia, seberapa pun tinggi ilmunya.
Pada masa itu, raja dan ratu di Eropa bahkan tidak bisa membaca dan menulis. Masyarakat Barat masih tenggelam dalam kebodohan dan keterbelakangan dalam berbagai aspek kehidupan. Mencuci wajah saja dianggap berbahaya, karena mereka percaya itu bisa menyebabkan katarak dan rabun jauh. Sementara itu, di dunia Islam, ilmu bedah mata telah berkembang pesat.
Pertanyaan yang membingungkan:
Mengapa tokoh jenius ini tidak menjadi bagian utama dalam kurikulum pendidikan di dunia Islam?
Sumber:
- Kitab al-Jāmi' bayn al-'Ilm wa al-'Amal al-Nāfi' fī Ṣinā‘at al-Ḥiyal – Badi' al-Zaman Abu al-'Izz bin Isma'il bin al-Razzaz al-Jazari.
Ustadz sucipto