Selasa, 26 November 2024

Keluar Dari Perselisihan Ulama Kepada Perkara Yang Disepakati Itu Dianjurkan

 Halaqah 10: Keluar Dari Perselisihan Ulama Kepada Perkara Yang Disepakati Itu Dianjurkan

Halaqah 10: Keluar Dari Perselisihan Ulama Kepada Perkara Yang Disepakati Itu Dianjurkan

🎙 Ustadz Setiawan Tugiyono, M.HI حفظه لله تعالى
📗 Kitāb Al-Qawā’id Al-Ushūliyyah wa Al-Fiqhiyyah Al-Muta’alliqah bil Muslim Ghairil Mujtahid (القواعد الأصولية و الفقهيه المتعلقة بالمسلم غير المجتهد)
〰〰〰〰〰〰〰

بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمدلله حمداً كثيراً طيباً مباركاً فيه كما يحب ربنا ويرضى
وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له أن محمداً عبده
ورسوله

Teman-teman, sahabat sekalian yang dimuliakan oleh Allāh Subhānahu wa Ta’āla.

Masih bertemu lagi dengan saya pada kesempatan kali ini, di tema atau di program kajian sepuluh, dan ini adalah potongan audio kajian terakhir pada pembahasan kaidah-kaidah ushul fiqih dan juga kaidah-kaidah fiqih yang berkaitan dengan orang awwam (orang-orang yang bukan mujtahid) dan bukan ulama.

Dan dipertemuan terakhir ini, kita akan mengangkat satu kaidah yang disampaikan oleh Prof. Dr. Sa’ad Nashir bin Abdil Aziz Asy Syatsri hafizhahullāhu dalam bukunya.

Yaitu kaidah :

الخروج من الخلاف مستحب

_*▪︎ Keluar dari perselisihan ulama kepada perkara yang disepakati itu dianjurkan*_

Keluar dari perselisihan ulama dalam satu tema kepada perkara yang disepakati bersama, ini dianjurkan (mustahab).

Thayyib, penjelasannya di sini Syaikh Asy Syatsri mengatakan :

إذا اختلف العلماء في مسألة

_Misalnya ada sekelompok ulama bersilang pendapat (berbeda pendapat) dalam salah satu permasalahan (fiqih misalnya)_

فإنه يسر للمكلف أن يخرج من الخلاف

_Maka dianjurkan bagi mukallaf untuk keluar dari perselisihan tersebut kepada perkara yang disepakati._

*Yaitu apa?*

بأن يفعل فعلا يقاع الإتفاق بين العلماء على جوازه و وصحته

_Hendaklah dia melakukan perbuatan, yang perbuatan tersebut telah disepakati di antara para ulama tentang kebolehan dan keabsahannya._

Itu makna kaidah ini. Yaitu ketika terjadi khilaf ulama, dalam satu masalah terdapat beberapa pendapat, misalnya kalau mengambil pendapat A mereka berselisih, kalau mengambil pendapat B maka mereka sepakat. Maka kita harus mengambil pendapat, yang pendapat itu disepakati oleh semuanya.

بي مثال نظري ماقل

_Dengan permisalan teori akan menjadi jelas._

Ilmiyahdotcom